Mengapa dalam waktu yang sama ada mahasiswa yang sukses dan ada mahasiswa yang gagal ?? di satu pihak, ada mahasiswa yang tidaj serius kuliah, pengalaman organisasi kurang, bahkan merepotkan kedua orang tuanya. namun di lain pihak , ada seorang mahasiswa yang begitu produktif, dengan usia yang relatif masih muda ia melesat dengan segudang pengalaman organisasi, berjuta ilmu dan inspirasi, bertumpuk prestasi dan IPK yang memuaskan, namun tetap rendah hati.
Atau pernahkan kita melihat fenomena di bawah ini :
Ada mahasiswa yang study oriented saja. masa produktifitasnya dihabiskan hanya berkutat dengan diktat-diktat perkuliahan dan mendapatkan nilai perfect di setiap mata kuliah yang diambilnya. ia merasa risih dengan teman-teman yang senang berorganisasi yang menurutnya tidak penting.
Dipihak lain, ada mahasiswa yang begitu hobi berorganisasi, hingga tak jarang organisasi menjadi tempat pelarian karena nilai akademisnya hancur. ia nyaris memiliki slogan "biarlah menjadi mahasiswa abadi, yang penting banyak koneksi, jangan sampai urusan organisasi menjadi/mengganggu organisasi"
Adapula mahasiswa yang bisa sukses di bidang akademis dan organisasi. namun sayang masih meminta segala sesuatunya kepada orang tua. padahal saat keluar dari dunia perkuliahan. ia dipaksa memilih dua opsi ini : berwirausaha, melanjutkan study perkuliahannya atau berkompetisi bersama dengan ribuan ahli madya dan sarjana yang berebut untuk jadi karyawan di sebuah perusahaan tertentu. terlepas dari apapun pilihannya, jika jiwa kemandirian tidak di pupuk sejak dini, kuliah hanya cukup di hargai dengan selembar ijazah saja.
Fenomena lainnya, adapula mahasiwa yang nampaknya sukses dengan segudang prestasi namun hatinya tetap merasa hampa, penyebabnya karena ia belum menemukan hakikat kesuksesan sebenarnya, yaitu saat mendapatkan mata air spiritualnya. karena sejatinya kesuksesan hakiki adalah saat kita dekat dengan sumber kesuksesan yang hakiki,
Allahu Rabbi.
lalu apa rahasia mahasiwa untuk dapat sukses dalam semua peran kehidupannya ? ternyata mereka semua mempunyai success habits yang meliputi cara berpikir, cara merasa, dan cara bersikap tertentu hingga terkristalisasi menjadi sukses karakter.
setidaknya kita sebagai mahasiswa harus memiliki 5 pondasi dasar yang menyongsong kesuksesan yaitu : kekuatan spiritual (spiritual power) yang membuatnya tetap berada di puncak kesuksesan sejati, kekuatan emosional (emosional power) yang menjadikannya mampu beradaptasi dengan diri dan lingkungannya, kekuatan finansial (financial power) yang mempertahankan izzah (kekuatan dirinya) dan kekuatan intelektual (intellectual power) yang mendasari setiap keputusannya, dan yang terakhir kekuatan aksi (action power) yang menjadikan seorang pemenang bukan pecundang, pemimpin bukan pemimpi.
pondasi dasar inilah yang menjadi bahan baku kesuksesan kita wahai sahabat, dengan mengelola segala energi secara tepat dan seimbang untuk setiap peran dan kehidupannya. kita mampu sukses dibidang apapun yang kita ambil.
semoga dengan sedikit informasi ini membuat rekan-rekan sahabat terbuka pemikiran untuk menjadi pribadi yang sukses, menjadi mahasiwa yang sukses dalam segala bidang.
masih banyak yang ingin saya tuliskan dalam blog ini mengenai motivasi bagi kita khususnya mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang super, tunggu postingan-postingan berikutnya sobat. terimakasih semoga bermanfaat.
artikel ini adalah secercah inspirasi dari buku JANGAN KULIAH kalau GA SUKSES.
-Anjar-